Halaman

Penerima Medali Berprestasi Meningkat

Print

Sumber : Suara Merdeka Cetak (suaramerdeka.com)

  • Untuk melihat dokumentasi Penyerahan Penghargaan silahkan klik di sini.
  • HUT Guru: Bentuk Siswa Berkualitas dan Berkarakter

SEMARANG- Raihan prestasi medali dari kalangan siswa, guru, kepala sekolah, hingga pengawas dari Jawa Tengah tiga tahun terakhir ini mengalami peningkatan.

Prestasi ini menjadi salah satu bukti kerja keras guru dan siswa, sehingga kualitas pendidikan terus terangkat.

Gubernur Bibit Waluyo menilai, tugas guru sangat berat, karena tidak hanya dituntut mampu meningkatkan kualitas siswa, tetapi juga membentuk pribadi yang berkarakter. Hal ini penting mengingat berbagai krisis multidimensi sudah menghinggapi masyarakat mulai dari krisis jati diri, ideologi, kepercayaan, hingga krisis moral yang menjadi tantangan berat dalam pembangunan termasuk di dunia pendidikan.

”Tak cuma mencerdaskan anak didik, tetapi mengasah nurani yang berkarakter, karena pinter thok ora cukup. Prestasi ini membuktikan Jateng menjadi gudangnya bibit berkualitas dan harus ditingkatkan,” ungkap Bibit dalam peringatan Hari Guru yang dipusatkan di Grhadika Bhakti Praja Kompleks Gubernuran Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (25/11).

Dalam acara tersebut juga diserahkan penghargaan beasiswa berprestasi kepada 498 orang siswa, guru, kepala sekolah, dan pengawas yang berhasil meraup medali di tingkat nasional dan internasional.

Uang Pembinaan

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Jateng Kunto Nugroho, raihan medali itu terus meningkat sejak empat tahun terakhir. Dia menyebut tahun 2008 hanya 188 medali dari 272 siswa berprestasi. Tahun 2009 meningkat menjadi 219 medali, 2010 sebanyak 372 medali, dan tahun 2011 menjadi 432 medali skala nasional dan internasional dari 663 siswa.

Sebanyak 14 orang perwakilan penerima medali secara simbolis menerima langsung penghargaan berupa uang pembinaan bervariasi senilai jutaan rupiah. Beberapa di antaranya berprestasi tingkat internasional, seperti Henry Jayakusuma (SMP PL Domenico Savio) peraih emas Olimpiade Matematika Internasional.

Sementara di tingkat nasional, Afriyan Choirul Anam yang memiliki keterbatasan fisik dari SMPLB Negeri Cilacap meraih emas dalam Olimpiade Sains Matematika dan IPA di Manado dan Syafi’i dari SMKN 2 Pati meraup emas untuk OSTN IV mata lomba Matematika Teknologi.

Sejumlah guru di antaranya Kepala SMAN 5 Purworejo Nikmah Nurbaeti, Guru PAUD Permata Hati Kabupaten Semarang Syukur Rochmawati. Pengawas berprestasi, di antaranya Mufarichah, pengawas SD Kota Surakarta, Yoyo Dwijatmiko pengawas SMA/MK Kab Banyumas, dan Windarti, tutor paket C Dikmen Kota Salatiga juga berhasil meraih emas. (J14,J17-37)

Joomlart

Portal Nasional