Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Jawa Tengah

by Fajar BPTIKP | 03-05-2017 14:12 WIB | 1734 Views | Kategori : Sekretariat
foto berita
Grobogan (3/5)– Peringatan hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2017 tingkat Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan berbeda dari peringatan-peringatan sebelumnya. Perbedaan itu ditunjukan pada pemilihan lokasi yang jauh dari kota yakni di halaman SD Negeri 1 Mlowokarangtalun, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulo Kulon, Kabupaten Grobogan, meskipun jarak tempuh dengan medan yang terjal dan panasnya terik matahari, tidak mengurangi hikmatnya jalannya upacara yang diperingati tepat pada tanggal lahirnya bapak pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara tersebut.
Hadir dalam upacara tersebut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga bertindak sebagai inspektur upacara di dampingi Bupati Grobogan Sri Sumarni dan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo serta seluruh kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Gubernur Ganjar membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang bertema “Percepat Pendidikan yang Berkualitas dan Merata”, mengajak kepada senua masyarakat untuk meneladani sosok Ki Hadjar Dewantara baik gagasan, pemikiran dan trawangan masa depannya, “Ada tiga pemikiran beliau yang bisa dijadikan pedoman dalam membangun pendidikan kita diantaranya 1) Panca Darma, pendidkan perlu beralaskan lima dasar yaitu kemerdekaan, kodrat alam, kebudayaan, kebangsaan, dan kemanusiaan, 2) KON-3, bahwa penyelenggaraan pendidikan harus berdasarkan asas konstitusi, konvergensi, dan konsentris. Dan yang ke 3) tri pusat pendidikan, bahwa pendidikan berlansung di 3 lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.”. Untuk itu gubernur mengajak masyarakat dan keluaraga agar mendukung jalannya pendidikan dilingkungan masing-masing, sebab peran besar pendidikan anak-anak kita berada di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.


Gubernur Ganjar juga berkesempatan memberikan beasiswa kepada insan pendidikan di Jawa Tengah yang berprestasi. Gubernur juga menyempatkan diri untuk meninjau sekolah SDN 1 Mlowokarangtalun yang kondisinya kurang dari layak dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah, Gubernur menginginkan sekolah-sekolah seperti ini agar diperhatikan, sehingga terjadi pendidikan yang merata.