Najiha Zahra, Pemanjat Tebing Disabilitas Berprestasi di Porprov Jateng : Raih 3 Emas, 3 Perak dan 1 Perunggu

Blora – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVI 2023 menjadi ajang pembuktian konsistensi prestasi atlet panjang tebing dari Kabupaten Blora, Najiha Zahra (17). Tiga keping medali emas, tiga perak dan satu perunggu telah diraih atlet disabilitas tuna rungu ini. Medali emas ketiga atlet kelahiran Blora 5 April 2006 tersebut diperoleh usai memenangkan final nomor Combined Putri panjat tebing Porprov Jateng 2023 yang dipertandingkan di wall climbing di lapangan Kridosono, Blora, Kamis (10/8/2023) malam.

Dua medali emas lainnya yang didapatkan Rara, sapaan akrab Najiha Zahra, di Porprov Jateng 2023 seluruhnya dari nomor beregu. Yakni, di nomor Speed Relay Putri (Bersama Innasya Kha Umi dan Naura Permata Budi) serta di nomor Lead Campuran bersama Ahmad Hafid Robiaturrochim. Sedangkan empat perak diperoleh Rara di nomor Lead Perorangan Putri, Boulder Tim Putri (Bersama Innasya Kha Umi, Naura Permata Budi, Prasya Vierra Juniar), di nomor Lead Tim Putri (Bersama Naura Permata Budi dan Prasya Vierra Juniar). Adapun satu perunggu diperoleh Rara di nomor Boulder Perorangan Putri.

Profil Rara

Panjat tebing bukan olahraga yang asing bagi Rara. Sejak kelas dua SDLB, Rara mulai berlatih panjat tebing. Ibunda Rara, Sunarti, menceritakan awal mula dipilihnya panjat tebing sebagai olahraga yang digeluti Rara. “Saat Rara mengikuti test IQ, dia unggul dalam kecerdasan body kinestetic. Selain itu saat Rara kecil suka memanjat mengikuti kakak kakanya yang kebetulan semua laki-laki,” ujarnya. Akhirnya atas rekomendasi seorang teman, Sunarti mantap mengikutkan Rara dalam latihan panjat tebing. Ternyata, perkembangannya sangat pesat. Setelah 10 bulan berlatih Rara berhasil meraih juara kedua dalam debutnya di kejuaraan tingkat kabupaten.

Berprestasi

Prestasinya terus menanjak berkat latihan rutin yang dijalaninya. Rara pernah meraih medali emas di kategori lead youth C putri dalam Kejuaraan Nasional FPTI Kelompok Umur XIV-2019, Sport Climbing Pelaihari, Tanah Laut, Kalsel, 27 Juli-4 Agustus 2019. Atas prestasinya itu, Rara mendapatkan kepercayaan menjadi salah seorang perwakilan atlet yang bertugas menyalakan api obor Asean Para Games (APG) 2022 di Solo.

Jika bertanding di nomor speed yang pemenangnya ditentukan dalam adu cepat memanjat, Rara didampingi salah seorang offisial atau rekannya untuk memberi aba-aba dimulainya start. Hal itu karena Rara merupakan atlet disabilitas tuna rungu wicara. Tepukan di bahu Rara menjadi penanda start. Sedangkan jika bertanding di nomor Lead, Rara diperlakukan sama seperti pemanjat tebing lainnya. Usai berlaga di Porprov Jateng 2023, Rara harus kembali mengikuti pemusatan latihan (Pelatda) Jateng untuk persiapan Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Selain ingin lebih berprestasi di panjat tebing, Rara berkeinginan melanjutkan kuliah di jurusan pendidikan luar biasa atau melanjutkan pendidikan di bidang tata boga. Ibunda yang mempunyai usaha catering dan bakery menceritakan, saat libur di rumah, Rara sangat rajin membantu dan terampil membuat roti. Ibundanya bercerita Rara mampu menyelesaikan 300-500 donat sendirian dalam sehari. Sunarti bangga terhadap putri kecilnya yang kini beranjak remaja, dan berharap suatu saat nanti Rara akan membanggakan Indonesia.

Loading

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments